Lhok Raya, 12 Oktober 2024 – Hujan deras yang melanda wilayah Lhok Raya dan sekitarnya sejak tadi malam mengakibatkan air naik hingga menutupi jalan raya, membuatnya tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua. Akibat banjir ini, warga di sekitar Lhok Raya telah diungsikan ke Kompi Brimob Trumon.
Hingga berita ini diturunkan, total warga yang diungsikan mencapai 243 orang. Menurut laporan dari lapangan, angka ini diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan meluasnya dampak banjir.
“Situasi masih belum stabil, dan kami terus bersiaga untuk kemungkinan tambahan evakuasi,” kata JZ01TSB, petugas di lapangan.
Di lokasi pengungsian, Palang Merah Indonesia, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan, serta beberapa relawan telah menyiapkan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi.
Pihak berwenang terus memantau kondisi cuaca dan meminta masyarakat tetap waspada serta mengikuti arahan dari petugas di lapangan.
Saat ini, para pengungsi mendapatkan penanganan yang intensif dari berbagai pihak terkait. Dapur umum yang didirikan oleh Palang Merah Indonesia dan BPBD Aceh Selatan telah beroperasi untuk menyediakan makanan bagi para pengungsi. Beberapa relawan juga tampak aktif membantu dalam distribusi logistik dan penanganan darurat.
Kepala BPBD Aceh Selatan menyatakan bahwa pihaknya telah menyiagakan tim tanggap darurat untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pengungsi. Selain itu, persediaan makanan, air bersih, dan perlengkapan kesehatan terus dipantau agar mencukupi kebutuhan semua warga yang diungsikan.
“Kami berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi. Prioritas kami adalah menjaga keselamatan dan kesehatan mereka selama berada di pengungsian,” ujar Kepala BPBD.
Sementara itu, curah hujan di wilayah Lhok Raya diperkirakan masih akan tinggi hingga beberapa hari ke depan. Warga yang masih berada di rumah diminta untuk waspada terhadap potensi banjir susulan dan segera mengungsi jika diperlukan.
Hingga malam ini, akses menuju beberapa desa di Lhok Raya juga terputus akibat genangan air yang semakin tinggi. Pihak kepolisian dan Brimob terus mengamankan jalur evakuasi serta membantu warga yang membutuhkan bantuan evakuasi ke tempat yang lebih aman.
Perkembangan situasi akan terus dipantau, dan masyarakat diimbau untuk mengikuti informasi resmi dari pemerintah serta lembaga terkait demi keselamatan bersama.


