
Halo teman teman, mungkin kita sudah terbiasa komunikasi voice menggunakan data internet; misalnya Skype, Whatsapp, dll. Ini dikenal dengan VoIP. Voice over Internet Protocol adalah teknologi yang memungkinkan percakapan suara jarak jauh melalui media internet. Data suara diubah menjadi kode digital dan dialirkan melalui jaringan yang mengirimkan paket-paket data, dan bukan lewat sirkuit analog telepon biasa. Namun bila komunikasi data ini dikoneksikan dengan radio komunikasi (HT / Handy Transceiver maupun rig), dimana komunikasi harus bergantian untuk bicara dan mendengarkan, ini dikenal dengan istilah RoIP. RoIP adalah sebuah teknologi sistem radio yang menggunakan standar Voice over IP dan bekerja melalui perangkat lunak maupun keras. RoIP memungkinkan adanya multi komunikasi dengan banyak frekuensi serta terhubung dengan perangkat radio komunikasi.
Aplikasi RoIP diantaranya RAO, e-QSO, e-1025 / ITKP, Team Speak 3, FRN, Zello Communication; dll. Semua bekerja dengan baik dengan dukungan server yang memadahi, kecepatan internet maupun pemrograman sistem itu sendiri. Zello communication, E-QSO dan E-1025 sudah bisa bekerja dengan bantuan gateway / penghubung antara radio dengan computer / laptop (fasilitas internet). Sementara untuk Team Speak 3 maupun FRN masih memerlukan aplikasi commander untuk interkonek antara computer yang terkoneksi internet dengan radio komunikasi.
Dengan cara ini, client / pengguna melalui berbagai platform OS / operating system seperti windows, aple, android, linux, iPhone dll bisa berkomunikasi dua arah bergantian (half duplex) dengan pengguna radio komunikasi ke seluruh dunia. Secara sederhana dapat digambarkan bahwa HT bisa saling komunikasi dengan HP.
Aplikasi commander memerlukan ketrampilan dan pengetahuan pemrograman computer yang sedikit rumit untuk interkoneksi dengan aplikasi client. Penulis sendiri masih awam dengan pemrograman commander ini… (mesti banyak belajar lagi nih…)
Melalui kesempatan ini, penulis mencoba mencari cara lain untuk “mensiasati” komunikasi RoIP dengan aplikasi Team Speaks 3 tanpa menggunakan TS3 Commander.
Dalam komunikasi radio (half duplex) kita harus menekan tombol PTT (push to talk) pada saat ingin berbicara / Transmit dan melepaskannya untuk mendengarkan lawan bicara / Received atau dengan menu VOX dimana voice digunakan untuk mengaktifkan tombol PTT
Coba perhatikan gambar dibawah ini; adalah ilustrasi komunkasi radio yang bisa saling terhubung dengan jaringan internet.

Langsung saja pada pokok persoalan ya…

Line out audio dari komputer terhubung ke Mic input Radio, melewati kopling kapasitor 2,2uF. Atur volume komputer atau intensitas audio nya bisa kita atur dengan potensio 10K dan sebaliknya Speaker out dari Radio kita hubungkan ke Line in atau Mic input komputer melalui kompling kapasitor 2,2 uF. Atur volume radio kira kira 50%. Crossing seperti diatas bagian audio pada komputer dan radio sudah saling terhubung.
Bagaimana tombol PTT di Team Speak 3 (computer) dan di Radio bisa menekan secara otomatis pada saat ada yang berbicara ?
Kita mulai dari Radio ke PC terlebih dahulu (Radio RX – TS3 TX)
TS3 pada PC terdapat tombol PTT. PTT yang dimaksud bisa menggunakan salah satu tombol / keypad pada keyboard ataupun melalui tombol klik yang ada di mouse. “PTT” ini harus kita tekan apabila kita ingin berbicara. Dengan kata lain pada kasus ini, tombol PTT ini harus ditekan pada saat Radio menerima sinyal atau pada posisi RX / receive.
Bagaimana caranya setiap kali radio RX harus menekan tombol PTT di TS3 secara otomatis ?
Pada project kali ini kita buat settingan tombol PTT menggunakan klik kanan pada mouse yang akan digerakan / diaktifkan oleh tegangan COS (carier operated signal) pada radio, sehingga kita harus mengorbankan 1 buah mouse. Titik COS pada radio ini akan mengeluarkan tegangan pada saat radio posisi RX ada sinyal (pada beberapa radio ditandai dengan LED indicator warna hijau menyala). Ada 2 macam kondisi yaitu active Low atau active High pada saat radio RX. Tidak semua radio memiliki fitur COS out yang sudah tersedia pada jack diluar. Beberapa radio yang sudah ada COS out antara lain adalah HT Alinco DJ196 / DJ496, Rig Alinco DR135/DR135 ataupun radio Motorola seri GM seperti GM300, GM3188 dan GM lainya.

Pada Radio HT Alinco jenis Alinco DJ196 / DJ195 titik COS bisa kita ambil pada jack microphone ( jack 2,5mm ). Gunakan jack 2,5 yang 3 pole atau stereo. Titik ujung (3) adalah Mic input, titik tengah (2) adalah COR out dan yang terakhir (1) adalah ground.
Mode COS pada radio ini adalah Active High dengan kata lain titik COS ini akan mengeluarkan tegangan 5 Volt pada posisi RX saat menerima sinyal dan akan Low / 0 volt pada posisi standby. Ada menu yang harus kita aktifkan yaitu EXP=ON pada menu/fungsi radio. Caranya dengan menekan tombol Function beberapa detik kemudian masuk ke menu Setting cari menu EXP dan pindahkan ke posisi ON. Titik COS out dari radio ini hubungkan ke basis transistor NPN ( transistor universal ). Transistor ini berfungsi sebagai switch, mengubah aktif HIGH ke aktif LOW. Emittor terhubung ke Ground, kemudian Collector akan ke posisi low atau 0 pada saat ada tegangan masuk ke basis. Kaki collector kita hubungkan ke tombol Mouse ( klik kanan ).
i collector kita hubungkan ke tombol Mouse ( klik kanan ).


Kita lanjutkan ke Trigger PTT radio pada saat TS3 RX atau menerima voice dari pengguna TS3 yang lain (TS3 RX – Radio TX)
Mungkin dari teman-teman sudah ada yang mencoba software EQSO atau e10.25 atau ITKP RAPI? Cara kerja software ini untuk menekan tombol PTT radio yaitu melalui port COM pada komputer. salah satu pin pada port COM ini mengeluarkan sinyal yang kemudian digunakan untuk men trigger tombol PTT pada radio.
Berbeda dengan TS3 Client dimana tidak ada fitur untuk mengeluarkan sinyal pada port COM. Lalu bagaimana meng “akali” nya ya?
Salah satu cara nya yaitu yaitu menggunakan VOX detector. Melalui VOX (Voice Operating Transmission) tingkat sensitifitas audio dikonversi menjadi sinyal (tegangan) untuk mengaktifkan PTT. HT Alinco biasanya ada bersama Extra mic type EME-53 atau sejenisnya. Untuk radio HT model sekarang, biasanya ada menu VOX. Kita tinggal ON / OFF menu ini.


Pilihan penulis kali ini adalah ambil jalan pintas dengan membangun konfigurasi VOX dengan membongkar extramic HT Alinco type EME-53

Pada rangkaian diatas, COS dari HT Alinco DJ 196 dihubungkan pada mouse klik kanan. Pilihan kiri atau kanan, tergantung selera kita; tinggal kita sesuaikan seting pada option HOTKEYS aplikasi TS3. Seting HT Alinco DJ 196 dengan EXP = ON akan membuat COS = +5V ketika radio menerima sinyal. Untuk membuat agar HT Alinco DJ 196 transmit melalui jalur VOX dengan cara by pass dengan Resistor 10K, menjadi rangkaian tertutup dengan Ground. Gunakan kapasitor C 1-10 uF / 16V dan Dioda IN4148 untuk memblokir sinyal RF. Sumber tegangan VOX modul dapat diambil dari mouse +5V. Rangkaian VOX diatas resistor 33K bisa dimodifikasi dengan menambahkan variable resistor agar transistor yang berfungsi sebagai saklar akan “cut off” pada kondisi seperti yang kita inginkan.
Cara singkat membangun gateway Aplikasi Team Speak 3 tanpa TS3 Comander:
- Download aplikasi TeamSpeak3 Client.
- Membuat koneksi dengan Team Speak RAPI Nasional dengan IP 103.52.146.173

- Setting HOTKEYS pada menu option untuk aktivasi PTT pada pilihan mouse klik kanan.

- Masuk ke Channel / Grup. Misalnya Channel RAPI Kabupaten Bekasi

- Koneksikan Gateway yang kita bangun dengan computer / Laptop dan HT Alinco DJ 196 / DJ 195
- Seting radio pada frekuensi yang kita inginkan, baik seting RPU maupun direct point
- Lakukan seting audio dengan mengatur potensiometer maupun intensitas volume pada komputer
- Kini HP dan HT / Radio Komunikasi sudah saling terhubung


Walaupun memiliki kekurangan, namun ini cara yang sangat simple untuk membangun RoIP menggunakan Aplikasi TeamSpeak3 Client tanpa menggunakan Team Speak Commander.
Selamat bereksperimen…
Sumber : https://jz10qps.wordpress.com/2020/01/20/membangun-interface-gateway-roip-ts3-client-tanpa-ts3-commander/






